ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN FISKAL DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

  • Ferdian Nur
Keywords: kemandirian, fiskal, belanja, anggaran, APBD

Abstract

Pengelolaan  keuangan  daerah  yang  maksimal  guna  meningkatkan  perekonomian serta  meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat merupakan  semangat utama  dalam otonomi daerah. Tujuan penulisan ini adalah (1) Bagaimana pengelolaan keuangan daerah dari sisi sumber pendapatan dan pembelanjaan pemerintah, (2) Bagaimana analisis kemandirian fiskal  dan  ketergantungan terhadap dana alokasi dari pemerintah pusat, serta pengeluaran pemerintah (belanja publik). Tulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data melalui data sekunder dan telaah dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara belum maksimal, dari sisi pendapatan dapat dilihat dari masih belum mandirinya daerah ini secara fiskal, tingginya rasio ketergantungan terhadap pemerintah pusat dan masih kecilnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap keuangan daerah. Dari sisi pengeluaran belanja daerah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara belum dapat dikatakan sehat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dominasi belanja tak langsung yang berupa belanja pegawai masih sangat melekat dianggaran belanja dibanding dengan belanja modal yang dapat menumbuhkan perekonomian.

Author Biography

Ferdian Nur

Lahir di Tenggarong 23 Desember 1982, Menyelesaikan pendidikan Program Sarjana Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan pada Fakultas Ekonomi Universitas Mulawrman Samarinda, dan saat ini sedang melanjutkan Program Pascasarjana Magister Ilmu Ekonomi (S-2) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, Samarinda. Saat ini Penulis menjabat sebagai Perencana Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Published
2019-12-30
Section
Articles